PLN Dorong Pendidikan Karakter Lewat Festival Tanah Air
SIDOARJO, 26 OKTOBER 2025 – Dorong pendidikan karakter untuk siswa sekolah, PLN Peduli bersama Kampung Lali Gadget (KLG) menggelar kegiatan Festival Tanah Air 2025.
Kegiatan yang bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air ini, mengajak 250 siswa sekolah pendidikan usia dini hingga menengah dan komunitas lintas agama serta budaya untuk mengikuti rangkaian permainan edukatif dan pengenalan profesi.
Kegiatan ini berlangsung di Kebon Gayam, Kampung Lali Gadget, Sidoarjo, kawasan edukasi nonformal yang telah menjadi mitra binaan PLN sejak 2024 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.
Festival dibuka dengan permainan dan tembang dolanan yang mempertemukan peserta dengan berbagai profesi seperti dokter, petani, pemadam kebakaran, polisi, TNI AL, pembudidaya ikan, hingga PLN. Interaksi ini menjadi pengantar untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta mengenalkan keberagaman profesi di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut juga terdapat rangkaian sesi Kelas Inspirasi, setiap profesi menempati pos masing-masing. Di pos pemadam kebakaran (Damkar), anak-anak belajar mengenai tugas pemadam kebakaran, mitigasi bahaya, serta penggunaan alat seperti APAR.
Sementara itu, pos PLN menekankan edukasi bahaya listrik, penggunaan listrik yang aman, dan proses penyaluran listrik ke rumah tangga.
Selanjutnya juga terdapat sesi main tanah dan air, seperti seret gedebog, tarik tambang, hingga menangkap ikan di lumpur. Aktivitas tersebut menjadi simbol kedekatan anak-anak dengan tanah dan air sebagai identitas bangsa Indonesia.
Menjelang penutupan, anak-anak menuliskan harapan untuk Indonesia di kertas merah dan putih, kemudian ditempel menjadi kolase bendera Merah Putih berukuran besar.
Ketua Yayasan Kampung Lali Gadget, Achmad Irfandi, mengatakan Festival Tanah Air menjadi media untuk memperkuat toleransi dan persatuan melalui aktivitas bermain.
“Anak-anak bermain dalam keberagaman di satu event dikenalkan berbagai profesi dan kelas inspirasi. Terimakasih kepada PLN yang mendukung penuh program ini,” tutur Irfandi.
Komitmen PLN dalam mendukung Kampung Lali Gadget juga mendapatkan pengakuan nasional. Pada 2 Juli 2025, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih Nusantara CSR Awards 2025 kategori Pendidikan Berkualitas untuk program TJSL Kampung Lali Gadget.
Penghargaan yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility tersebut menyoroti kontribusi PLN dalam pengembangan ekonomi sirkular dan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Tak hanya itu, program ini juga meraih penghargaan dalam TJSL Award 2025 kategori pendidikan pada 27 Oktober 2025.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya membangun konservasi budaya dan karakter anak.
“PLN Peduli mendampingi Kampung Lali Gadget untuk membentuk karakter anak dan membangun terminal konservasi budaya melalui revitalisasi permainan tradisional. Kami mendukung sepenuhnya, termasuk penyelenggaraan sertifikasi instruktur dan revitalisasi branding tahun ini,” papar Ahmad.
Disisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sidoarjo, Heni Kristiani menyampaikan apresiasi kepada PLN UID Jawa Timur atas konsistensi dukungannya terhadap ruang-ruang bermain anak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah berkontribusi terhadap kegiatan Festival Tanah Air dan kegiatan ini diadakan beberapa kali, bukan hanya satu kali, sehingga anak-anak di sini merasa senang, merasa bahagia,” tuturnya.